23 Desember 2009
 

home | about us | exposure-magz

 

Festival Foto Besar-besaran Jelang 01.01.10


Rana Bachtera Sejahtera (RBS) bekerja sama dengan Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI) menyelenggarakan acara jelang 01.01.10 yang berjudul "ARTernative PhotoFest "Battle of Harajuku" dari 28 Desember 2009 hingga 10 Januari 2010 di Pasar Festival, Kuningan, Jakarta.

Acara ini menjadi sebuah ajang temu komunitas fotografer seluruh Indonesia, berusaha mengingatkan kembali berbagai jenis aliran fotografi, melacak jejak seniman foto dan seni fotografinya, merajut kembali sejarah fotografi Indonesia dan masih banyak lainnya, dengan melibatkan komunitas dan pengguna lomografi, fotografi analog dan kamera digital, juga komunitas dan pelaku fotografi pertunjukan, selain tentunya komunitas J Cool mania: Cosplayer, Komutoku, Harajuku fashion, Jpop & JRock, dan lain-lain.

Apa saja agendanya? Ada workshop oleh KLJI dengan pembicara Komunitas Cetak Foto Jalanan Jakarta; talkshow "Selayang Pandang Masa Depan Fotografi Indonesia" oleh Risman Marah, Seno Gumira Ajidarma, Oscar Motuloh dan Rifky Effendi; workshop "Corporate Photography sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan" oleh Ray Bachtiar Dradjat; Klinik Fotografi & Demo Produk "Pocket Digital Camera" oleh Dedi Irfan; workshop "Glamour Photo Fantasy" oleh Darwis Triadi; dan talkshow "Praktek Fotografi dan Desain" oleh Eka Sofyan dan Firman Ichsan. Untuk mengetahui agenda selengkapnya, silakan kunjungi battle-of-harajuku.com. Adhi Kusumo, Apriadi Kurniawan

 

Finalis Camera of the Year Versi PopPhoto.com

Untuk tahun 2009, PopPhoto.com telah menentukan tiga nomine, yakni Canon EOS 7D, Nikon D3X dan Olympus E-P1, yang bakal bersaing menempati posisi Camera of the Year 2009. Kini para editor di media tersebut sedang mengevaluasi ketiga finalis, dan akan mengabarkan pemenangnya pada edisi Januari 2010, baik di majalahnya maupun di popphoto.com.

Dengan menyodorkan kamera DSLR berformat APS-C yang berorientasi pro, Canon melalui EOS 7D mencoba mendefinisikan ulang pemikiran tentang ukuran sensor. Para profesional kini bisa memilih ukuran sensor yang paling pas untuk kebutuhan mereka, dan para penggiat fotografi punya banyak pilihan yang didasarkan pada shooting style mereka. Kamera ini dipersenjatai dengan resolusi sensor CMOS 18 MP, 8 fps untuk burst rate-nya, bodi tangguh yang tahan cuaca. Ada pula penyempurnaan di sistem metering dan autofocus, yang kini bekerja bahu-membahu untuk melacak subyek melalui bentuk dan warna.

Ketika berbicara tentang penyempurnaan, kita akan menoleh pada kamera DSLR full-frame berkualitas 24 MP ini: Nikon D3X. Dengannya kita bisa memotret dengan ISO sampai 6400, burst rate 5 fps untuk membidik action, dan bodinya pun dibangun untuk tahan menghadapi berbagai medan dan cuaca. Customization yang leluasa dan fitur-fitur high-end lainnya jelas akan memanjakan para profesional.

Bila berbicara tentang redefinisi, maka kamera jenis Micro Four Thirds menjadi konsep pertama yang benar-benar baru dalam kamera dengan lensa interchangeable sejak SLR 35mm modular berkibar setengah abad silam, dan Olympus menjadi yang pertama kali menerapkan ukuran kecil yang memungkinkan bagi format tersebut. E-P1 menggugah ingatan kita pada rangefinder dengan keindahan bodi metalnya. Kendati punya kekurangan, kamera ini mampu mengalahkan sejumlah DSLR dalam hal kualitas gambar. pophoto.com | farid

 

Photos by Rachel Ratna

 

Seribu Makna dalam World Press Photo

Pameran World Press Photo (WPP), yang saat ini sedang berlangsung di Pacific Place, Jakarta, adalah kali kedua diadakan oleh Media Group dan Media Indonesia. Anda dapat melihat sekitar 185 foto hasil karya fotografer dari seluruh dunia di pameran ini, dari tanggal 12 Desember hingga 3 Januari 2010.

Menurut Surya Paloh, pimpinan Media Group yang membuka pameran ini pada 11 Desember lalu, WPP dipersiapkan untuk membangun pemahaman masyarakat soal pentingnya foto dalam menceritakan 1.000 makna. Surya berharap, WPP bisa menyemangati para fotografer Indonesia untuk berkarya lebih baik lagi. Dari 80.536 buah foto dari 125 negara, yang diseleksi oleh 13 orang juri dalam 10 kategori selama dua minggu, 185 foto yang dipamerkan kebanyakan merupakan hasil karya yang masuk dari negara Cina, India, Italia dan Polandia.

Karena pameran berlangsung di mall, para pengunjung mall banyak yang tertarik untuk mampir. Ada pula yang memang sengaja ingin melihat pameran ini. Dari sekian banyak kategori foto, kategori berita dan kehidupan sosial sepertinya lebih diminati karena memperlihatkan fenomena kehidupan yang menggugah emosi dan sentimen para pengunjungnya. Dan memang, kebanyakan foto yang dipamerkan menceritakan kejadian-kejadian aktual, salah satunya, karya Anthony Shaw, fotografer majalah Time asal AS yang menggambarkan kepanikan rakyat akan situasi ekonomi.
metrotvnews.com, mediaindonesia.com, Rachel Ratna

 

Menguasai Nikon D5000 & Piawai Memotret Konser Musik

D5000 adalah kamera yang masuk dalam jajaran generasi DSLR Nikon yang budget-friendly. Namun, bagaimana cara yang paling efektif untuk menggunakannya? Mastering the Nikon D5000 adalah sebuah buku baru dari penerbit Rocky Nook yang akan memandu Anda menguasai fitur-fitur manual kamera tersebut, inovasi teknologi terbarunya, juga berbagai fungsi lainnya. Darrell Young, pengarang buku ini, membagikan dasar-dasar tiap pemilihan setting dan rekomendasi personalnya dalam buku seharga US$ 34,95 ini. Sebagai bonus, ada panduan penggunaan D-Movie, yakni fungsi baru untuk merekam klip HD pada 24 fps.

Yang tak kalah menarik, Rocky Nook juga merilis satu buku lainnya, yakni Three Songs, No Flash! Dalam buku seharga US$ 24,95 ini, Loe Beerens membagikan pengalaman dan ilmunya dalam perencanaan dan pemotretan konser musik. Loe menjelaskan bagaimana sebuah industri musik dikelola, cara mendapatkan akses ke dalamnya, siapa orang-orang yang tepat untuk dijadikan kolega dan etika fotografi konser. Teknik yang disampaikan meliputi cara menangkap momen puncak, post-production, memotret kondisi low-light, juga memasarkan foto-foto Anda.
imaging-resource.com, photographybay.com | cindy

 

Photos by Kamadi

 

Lomba Foto TPC Berhadiah Tiket ke Hanoi

Tak tanggung-tanggung, TPC (Toba Photographer Club) menghadiahkan tiket Medan-Kuala Lumpur-Hanoi bagi para pemenang lomba foto dalam rangkaian acara "Sarasehan dan Sesi Foto bersama Kristupa W Saragih," yang diselenggarakan 18 Desember lalu di El School, Medan. Juara pertama hingga ketiga sudah diumumkan di hari itu juga, yakni Christina, Sentosa Gani dan Agustimon Taslim, yang nantinya akan mengikuti "The Exotic Hanoi Trip with TPC" pada 19-26 April 2010.

Dalam acara sarasehan tersebut, peserta terlihat sangat antusias. Seusai sesi Foto Model, sebanyak 100-an peserta berlomba-lomba menyerahkan foto hasil jepretan mereka. Selain itu, sebelum juara diumumkan dan Kristupa Saragih memulai sharing dan sesi fotonya, TPC melakukan pelantikan pengurus periode 2009-2011.
Karnadi

 

Buku Fotografi Menginspirasi Film Dokumenter

Pada tahun 1958, Robert Frank menerbitkan sebuah buku fotografi yang berjudul The Americans. Buku ini berisi 83 buah foto hitam-putih yang menceritakan kehidupan penduduk Amerika kala itu. Terinspirasi The Americans, Philippe Séclier menggarap sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang proses pembuatan (the making) buku tersebut.

Dengan sebuah kamera video digital, Séclier pergi keliling Amerika, mengunjungi tempat-tempat yang dulu dikunjungi oleh Frank, termasuk salah satunya di Jay, New York, tempat Frank mengambil scene foto fenomenalnya - bendera Amerika berukuran sangat besar pada perayaan HUT Amerika, dengan seorang bocah menjadi foreground gambarnya.

Mengapa buku ini begitu menarik bagi Séclier? Sedikit banyak, foto-foto Frank menyorot, sekaligus menginspirasi, kehidupan religi di Amerika dari waktu ke waktu. Hal ini juga dibuktikan juga dengan diselenggarakannya pameran foto-foto tersebut di Metropolitan Museum of Art bulan September lalu.
movies.nytimes.com | cindy

 

Natal & Anak: Menangkan Canon EOS 1000D

Ingin berpartisipasi dalam sebuah lomba yang memperebutkan kamera Canon EOS 1000D? Jawaban.com mengadakan sebuah kontes foto yang mengangkat dinamika kehidupan anak di hari Natal, yang diberi tema "Capturing Children and Christmas." Deadline pengumpulan foto adalah tanggal 19 Februari 2010. Masih banyak waktu, bukan?

Segera kumpulkan maksimum 5 buah foto, secara online. Karya dapat berupa foto berwarna maupun hitam-putih, dan dapat diambil dengan media film maupun digital. Olah digital hanya diperbolehkan sebatas basic editing, dan setiap foto harus disertai caption maksimum 100 kata, beserta data kamera dan foto. Acara ini terbuka untuk umum, dan Anda bisa mendaftarkan diri di jawaban.com/news/xmas_photo_contest/index.php.
Hadi Foertianto

 

Adobe Luncurkan Lightroom 2.6, Photoshop Camera RAW 5.6 & DNG Converter 5.6

Adobe dalam waktu dekat akan menyediakan Lightroom 2.6, Photoshop Camera Raw 5.6 and DNG Converter 5.6 di Adobe.com. Muncul sebelumnya sebagai Release Candidates untuk dicoba oleh komunitas di Adobe Labs, versi-versi final tersebut meliputi dukungan file RAW untuk 20 model kamera baru, termasuk Canon EOS 7D dan Nikon D3S. Tambahan dukungan DNG telah ditambahkan untuk model kamera Leica M9 dan Ricoh GXR.

Pada produk update itu telah dilakukan perbaikan terhadap semacam "persoalan" yang dialami pelanggan PowerPC yang menggunakan Lightroom 2.5 dan update Camera Raw 5.5 pada Mac. Persoalan tersebut berpotensi menciptakan artifact dalam area highlight ketika menggunakan tool Highlight Recovery pada file RAW dari Sony, Olympus, Panasonic dan berbagai camera back digital medium format.
cameratown.com | farid

 

Phocus 2.0 Manjakan Pengguna Hasselblad

Phocus 2.0, yang bakal memanjakan para pengguna kamera Hasselblad, kini sudah tersedia. Software pengolah gambar ini menawarkan sejumlah fitur baru, seperti perbaikan user interface yang secara drastis mengurangi kerumitan dalam mempelajari imaging bertaraf high-end. Bahkan fotografer yang tergolong tak berpengalaman pun dapat mempelajari dan mengoperasikan Phocus secara cepat.

Pada Phocus 2.0 telah dilakukan peningkatan kecepatan dan fungsionalitasnya, serta diberikan pula kualitas pengolahan tingkat tinggi untuk gambar-gambar digital yang dihasilkan dari kamera Hasselblad. Dengannya Anda bisa memperoleh keuntungan penuh dari presisi optik lensa-lensa Hasselblad, yang menyediakan koreksi lensa digital otomatis untuk aberasi dan distorsi warna serta vignetting, Hasselblad Natural Color Solution (HNCS) untuk mendapatkan warna-warna menawan dan mantap, dan penghilang efek bergelombang otomatis secara langsung pada data RAW yang mampu mempertahankan detil gambar.

Phocus bisa dipandang sebagai suatu upaya Hasselblad untuk menyediakan teknologi paling canggih dan kualitas gambar yang tak tertandingi dalam sebuah format yang mudah untuk dipelajari dan digunakan. Dengan begitu, Anda pun bisa lebih berkonsentrasi pada hal yang benar-benar penting, yaitu fotografi Anda.

Untuk men-download atau mendapatkan versi demo gratis dari software baru ini, atau sekadar ingin mengetahui lebih jauh tentang apa saja yang ada di Phocus 2.0, kunjungi saja www.hasselbladusa.com/promotions/phocus-20.aspx.
pdngearguide.com | farid

 

Leica & Phase One Beraliansi

Leica Camera AG and Phase One A/S sepakat membangun aliansi startegis jangka panjang. Kedua perusahaan telah menyetujui untuk melakukan kerja sama di bidang pengembangan teknis dan pemasaran produk-produk premium bagi segmen fotografi profesional.

Tujuan dari aliansi tersebut adalah menawarkan solusi high-end yang inovatif kepada fotografer, yang menjamin kebebasan berkreasi seluas mungkin dan menetapkan standar dalam hal performa, kualitas dan kematangan teknologi. Kerja sama juga telah dijalin berkaitan dengan perluasan struktur pemasaran dan layanan yang efektif.

Selain digital back untuk medium format dan kamera view, Phase One -produsen sistem kamera terkemuka di dunia untuk segmen profesional- juga menawarkan software tingkat industri dan solusi pengolahan gambar, terutama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang paling utama.
thinkcamera.com | farid

 

Salon Foto Indonesia XXX: 340 Fotografer, 2.784 Karya

Photo by Andika Betha


Sebanyak 2.784 karya dari 340 orang fotografer diseleksi oleh beberapa praktisi fotografi, dalam rangka pameran fotografi Salon Foto Indonesia XXX 2009 yang diselenggarakan di Balai Soedjatmoko, Solo, Jawa Tengah, 12-16 Desember 2009. Foto-foto tersebut mengalami masa seleksi dari 16 hingga 18 Oktober. Beberapa di antara para praktisi tersebut adalah Agus Leonardus dan Jhonny Hendarta dari Yogyakarta, Jhonson Hon Handra dari Hongkong dan Agus Susanto dari Kompas.

Pada malam pembukaan pameran, 12 Desember, selain menampilkan 80 buah karya fotografi yang terpilih sebagai karya-karya terbaik, medali juga dianugerahkan kepada para pemenang. Untuk kategori Cetak Warna, medali emas dianugerahkan kepada Lina Gunawan dari Jakarta, dengan karyanya yang berjudul "Surfer." Cetak Monokrom dimenangkan oleh Pandji Vasco Dagama dari Solo, dengan "Sunday Race." Soft Copy dimenangkan oleh Bayu Husodo dari Batama, dengan "Love Moment," sedangkan Jurnalistik dimenangkan oleh Hadi Pramono dari Solo, dengan karyanya "Tergelincir."

Selain empat kategori besar tersebut, FPSI (Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia) juga memberikan penghargaan khusus untuk sejumlah kategori lain, seperti Best of News, Best of Sport, Arsitektur Indonesia, Penghargaan Khusus Solo, Landscape, Best Portrait, Macro Photography dan Satwa.
antara.co.id I cindy


Rekor Foto 26 Gigapixel


Sebuah foto dengan resolusi 26 Gigapixel kini menjadi foto dengan resolusi terbesar di dunia. Foto ini diambil dari rooftop bangunan Haus der Presse, Dresden, Jerman. Panorama raksasa ini terdiri dari 1665 buah foto yang diambil dengan Canon EOS 5D Mark II dan lensa 400mm, dengan bantuan sebuah robot foto. Pengambilan foto hanya membutuhkan waktu tiga jam, namun processing-nya membutuhkan waktu 94 jam, dengan menggunakan 16 buah prosesor dan memory cache sebesar 48 GB. photographyblog.com, gizmodo.com | cindy


Versi Baru Lensa 300mm & Teleconverter 2X dari Nikon


Baru-baru ini Nikon telah mengeluarkan versi baru lensa 300mm dan teleconverter 2X. Keduanya akan tersedia di pasaran pada Januari 2010. Berjuluk AF-S NIKKOR 300mm f/2.8G ED VR II, lensa super-telefoto penerus AF-S VR NIKKOR 300mm f/2.8G IF-ED ini dilengkapi pelapis tahan cuaca, tiga elemen ED, kaca Meniscus untuk melindungi elemen bagian depan lensa, dan motor AF ultrasonik (yang dikenal dengan SWM).

Lensa tersebut juga memiliki sejumlah fitur anyar seperti teknologi Vibration Reduction (VR II) generasi baru dan A/M focus mode yang juga baru. Dengan demikian, ia bisa menjadi pilihan ideal bagi fotografer sport, action dan wildlife. Dan nyatanya lensa ini memang diperuntukkan mereka yang menyeriusi fotografi.

Sementara itu, teleconverter 2X yang bernama AF-S TC-20E III ini tentunya akan menggandakan focal length lensa yang dipasang padanya, kendati Anda harus kehilangan dua aperture stop pada lensa tersebut. Nikon mengemukakan, ini merupakan teleconverter pertama di dunia yang memiliki elemen asferikal untuk "mengeliminasi efek lengkung dan aberasi lainnya." dcresource.com, digitalpixels.net | farid


Kamera Saku 14.2 MP Ber-WiFi


Tahun depan, Samsung akan merilis kamera saku seri terbarunya, yakni ST5500. Kabarnya, kamera point-and-shoot ini akan berfitur sensor 14.2-MP dan WiFi support. Dengan kedua fitur tersebut, Anda akan dapat menciptakan gambar berkualitas tinggi dan langsung dapat meng-upload gambar-gambar tersebut ke situs-situs seperti YouTube atau Vimeo.

Selain itu, kamera saku ini juga dapat merekam gambar pada 30 fps dengan resolusi 1280 x 720. Kamera dengan 7x optical zoom ini juga berlayar LCD touchscreen 3,5 inci, sehingga hanya akan tersisa beberapa tombol di bagian belakangnya. Sebagai tambahan, kamera ini juga support memori on-board 100MB dan kartu microSD. Kapan kamera ini dirilis? Kita tunggu saja nanti.
wirelessgoodness.com | cindy

 

Printer Foto Portabel tanpa Tinta


Zink Imaging dan Pandigital telah mengumumkan kemitraan untuk mengembangkan dan memasarkan sebuah keluarga baru produk-produk printing, yang tentunya bakal mendogkrak keberadaan Zink Zero Ink Printing Technology milik Zink Imaging. Produk pertama dari kemitraan ini adalah Pandigital Portable Photo Printer - printer foto (4x6 inci) tanpa tinta pertama di dunia.

Kepada Pandigital, Zink Technology menyediakan suatu platform teknologi untuk mewujudkan generasi baru peranti yang kompak, mudah digunakan dan ramah lingkungan. Turut memperkuat produk-produk berteknologi Zink ini adalah Zink Paper, sebuah material komposit yang dilengkapi kristal-kristal zat warna yellow, magenta, dan cyan. Peranti-peranti berteknologi Zink menggunakan panas untuk mengaktifkan dan mewarnai kristal-kristal tersebut - ini secara radikal menyederhanakan proses pencetakan.

Hasilnya, Pandigital Portable Photo Printer tidak memerlukan kartrid tinta atau pita tinta, dan menghasilkan cetakan 4x6 inci borderless serta penuh warna dengan cepat dan mudah. Karena printer ini sungguh kompak dan didesain untuk bekerja tanpa terhubung ke komputer, pengguna bisa sangat mudah mencetak di mana pun, dan menikmati hasilnya secara langsung. Printer dilengkapi slot kartu memori, layar LCD, dan user interface yang intuitif untuk preview dan cetak foto.
ephotozine.com | farid

 

Penjualan Foto Peduli Perempuan Indonesia


"The Surviving Female Peddlers." Itulah judul sebuah pameran foto yang mengangkat tema "Pemberdayaan Perempuan melalui Sektor Ekonomi." Berlatar belakang fakta bahwa lebih dari enam juta perempuan Indonesia hingga saat ini masih berjuang menjadi tulang punggung keluarga, WRP menyelenggarakan pameran ini, dan seluruh hasil penjualan foto akan disumbangkan untuk aksi peduli perempuan.

Diselenggarakan dari 17 hingga 23 Desember 2009 di Kinokuniya, SOGO Dept. Store, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, pameran ini ingin memperjuangkan pembangunan yang merata bagi perempuan dan laki-laki, baik di areal publik maupun domestik. Kunjungi peduliperempuan.wrp-diet.com untuk berpartisipasi.
Edo Kurniawan

 

Pigura Digital Ber-WiFi


LOOQS merilis MeeFrame, yakni sebuah pigura digital ber-WiFi 802.11b/g, yang memberi Anda fasilitas penampilan slideshow foto langsung dari Flickr atau Picasa, juga mendapatkan berita-berita terbaru via RSS reader, mengakses radio internet atau portal online MeeChannel milik LOOQS, serta mengetahui informasi cuaca dari internet.

Frame ini juga berfitur layar LCD touchscreen 8 inci 800 x 600, memori internal 1 GB, dua stereo speaker 2Wx2 dan sebuah slot kartu SD. MeeFrame dapat menampilkan gambar-gambar JPEG, BMP, GIF dan PNG, juga memainkan suara MP3, WMA, WAV dan PCM, serta menyediakan port USB 2.0, port USB mini dan 3,5mm audio jack.
gadgetlegend.com I cindy

 

Pentax Rilis Lensa Makro Tahan Cuaca


Awal bulan lalu, Pentax merilis lensa makro baru yang didesain khusus tahan cuaca. Lensa 100mm F2.8 ini mampu mengurangi jumlah air dan embun yang masuk ke barrel lensa, sehingga, jika dipasangkan dengan bodi kamera DSLR Pentax yang juga tahan cuaca, Anda tidak perlu khawatir lagi jika harus memotret dalam kondisi hujan atau berembun, atau bahkan memotret cipratan-cipratan air.

Lensa SMC Pentax-D FA Macro 100mm F2.8 WR ini dapat Anda gunakan, baik dengan kamera digital maupun film-format SLR milik Pentax. Dengan exterior finish berkualitas tinggi, yakni high-grade chipped-aluminum barrel, lensa ini memiliki focal length 153mm (format 35mm), berat 340 gram dan dimensi 65 x 81mm.
dpreview.com | cindy

 

Panduan untuk Fotografi HDR


Seorang fotografer perjalanan terkemuka, Trey Ratcliff dari StuckinCustoms.com -salah satu blog fotografi perjalanan paling “hot”- mengajak pembaca menyelami fotografi high dynamic range (HDR) yang fantastik dalam buku barunya A World in HDR. Dalam fotografi HDR, kita bisa menangkap sangat banyak warna dan tingkat pencahayaan yang ada di dunia nyata, sehingga bisa menghasilkan foto-foto yang memiliki gamut dari super-real sampai surreal.

Dalam buku ini, Trey berbagi foto-foto HDR-nya yang fenomenal, dan cerita-cerita di balik situasi asli ketika foto tersebut diambil. Selain itu, ia juga memaparkan teknik-teknik yang digunakannya untuk mendapatkan jepretan akhir.

A World in HDR mencakup tutorial Trey yang simpel dan mudah dipahami, yang mengajarkan segala hal yang perlu diketahui oleh para pembaca untuk menciptakan foto-foto HDR mereka sendiri, tak peduli apakah mereka itu pemula, amatir atau profesional. Di samping praktis dan inspiratif, buku tersebut mdenyuguhkan koleksi foto-foto HDR yang mengagumkan
cameratown.com | farid

 
 

E-mail Redaksi : editor@exposure-magz.com | E-mail Iklan : marketing@exposure-magz.com

Exposure terbuka terhadap saran dan komentar, yang bisa disampaikan melalui

email ke : editor@exposure-magz.com